IDXChannel - Ekonom Indef sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Didik J Rachbini mengatakan arus investasi asing saat ini lebih banyak menyasar Vietnam, dan Singapura. Indonesia masih di bawah dari ketiga negara tersebut.
Didik membandingkan arus investasi masuk ke sebuah negara berdasarkan rasio terhadap PDB. Singapura punya porsi terbesar arus investasi asing atau setara 27,8 persen dari PDB, Vietnam sekitar 4,2 persen, dan Malaysia 3,7 persen.
"Sampai sekarang investasi asing enggan masuk ke Indonesia. Secara relatif dibandingkan dengan negara lain kalah telak. Indonesia menerima investasi asing masuk dalam kategori tidak memadai hanya 1,8 persen terhadap PDB," ujarnya dalam pernyataan resmi, Minggu (17/5/2026).
Didik menyatakan rendahnya investasi yang masuk ke Indonesia menyeret dampak terhadap pertumbuhan ekonomi yang impresif. Makanya pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak lepas dari angka 5 persen sejak beberapa tahun ke belakang.
Ia menegaskan bahwa belanja pemerintah dan konsumsi masyarakat tidak bisa menjadi basis pertumbuhan ekonomi untuk mencapai target Presiden Prabowo 8 Persen. Target tersebut hanya bisa dicapai oleh peningkatan ekspor atau masuknya berkembangnya investasi di tanah air.