sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Investasi Asing Lebih Pilih Malaysia dan Vietnam, Indonesia Perlu Atasi Regulasi Berbelit

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
17/05/2026 17:07 WIB
Ekonom Indef sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Didik J Rachbini mengatakan arus investasi asing saat ini lebih banyak menyasar Vietnam, dan Singapura.
Investasi Asing Lebih Pilih Malaysia dan Vietnam, Indonesia Perlu Atasi Regulasi Berbelit. (Foto: Freepik)
Investasi Asing Lebih Pilih Malaysia dan Vietnam, Indonesia Perlu Atasi Regulasi Berbelit. (Foto: Freepik)

Sebelumnya Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM melaporkan realisasi investasi pada kuartal I 2026 mencapai Rp498,8 triliun, setara dengan 24,4 persen dari target tahunan 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun.

Menteri Investasi Rosan Roeslani mengatakan  angka ini tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year) dari Rp465,2 triliun, dan naik tipis 0,4 persen secara kuartalan (quarter-on-quarter) dari Rp496,9 triliun.

"Investasi pada periode ini turut menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 706.569 orang, meningkat 18,9 persen secara year-on-year," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (23/4).

Lebih lanjut, Rosan menjelaskan dari sisi kepemilikan modal investasi terbagi hampir merata antara Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). PMA berkontribusi sebesar Rp250,0 triliun atau 50,1 persen dari total, tumbuh 8,5 persen secara year-on-year. Sementara PMDN mencapai Rp248,8 triliun atau 49,9 persen, dengan pertumbuhan 6,0 persen year-on-year. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement