Dia menjelaskan, pada tahap awal pemasangan alat pemurni udara tersebut masih berstatus uji coba pada satu rangkaian Commuter Line. Perangkat dipasang pada rangkaian KRL JR205 (SF12) yang melayani lintas Bogor.
Karina mengatakan, KAI Commuter saat ini memantau efektivitas dan kinerja perangkat tersebut secara langsung di lapangan. Jika hasilnya sesuai harapan, perusahaan berencana memperluas pemasangan alat itu ke rangkaian Commuter Line lainnya.
Perangkat nanoe X yang digunakan disebut memiliki keunggulan bebas perawatan karena mengadopsi metode pelepasan mandiri. Selain itu, daya tahannya mencapai 600 detik sehingga penyebaran udara bersih dapat menjangkau area kabin kereta secara lebih luas dan merata.
Teknologi nanoe X juga telah digunakan pada moda transportasi kereta komuter modern di Jepang.
“Melalui inovasi peningkatan layanan ini, KAI Commuter berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih segar, sehat, dan bebas dari rasa khawatir bagi seluruh pelanggan setia Commuter Line,” kata Karina.
(Dhera Arizona)