sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Karhutla dan Tanah Longsor Dominasi Bencana di Tanah Air dalam Dua Hari Terakhir

News editor Ari Sandita
27/07/2026 13:04 WIB
Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Bangka Tengah segera mengerahkan personel dan satu unit truk tangki air berkapasitas 5.000 liter.
Karhutla dan Tanah Longsor Dominasi Bencana di Tanah Air dalam Dua Hari Terakhir. (Foto: BNPB)
Karhutla dan Tanah Longsor Dominasi Bencana di Tanah Air dalam Dua Hari Terakhir. (Foto: BNPB)

Masih di Kabupaten Morowali Utara, tanah longsor terjadi di Desa Salubiro dan Desa Lemowalia, Kecamatan Bungku Utara. Hujan dengan intensitas tinggi pada Jumat pukul 02.00 WITA menyebabkan Sungai Swuya meluap dan mengikis tanah tebing di samping jalan. 

Dilaporkan tebing setinggi tiga meter runtuh dan menyebabkan akses jalan Desa Lemowalia–Salubiro terputus.

"Sekitar 627 KK atau 2.104 jiwa masih terisolir dan dalam pendataan lebih lanjut. BPBD Kabupaten Morowali Utara melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Hingga Minggu, kedua desa masih terisolir dan kendaraan roda dua belum dapat melintas di lokasi kejadian. Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah pembuatan jembatan darurat," katanya.

Dia menambahkan, hujan dengan intensitas tinggi juga memicu banjir dan longsor di Kabupaten Agam, Sumbar, pada Sabtu pukul 15.30 WIB. Kejadian tersebut berdampak pada wilayah Nagari Malaka Timur, Nagari Malaka Utara, dan Nagari Sungai Batang, Kecamatan Malalak. 

Kerusakan yang dilaporkan meliputi satu unit rumah, tiga akses jalan, satu unit jembatan, dan satu unit tanggul yang jebol. Satu akses jalan juga dilaporkan terputus akibat peristiwa ini.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement