IDXChannel - Kementerian Kehutanan menyatakan pemanfaatan kayu hanyutan pascabencana hidrometeorologi di Aceh dan Sumatera utara sudah digunakan untuk membangun 13 unit hunian sementara (huntara).
Adapun 10 unit masih dalam proses dan 3 unit telah dihuni warga Desa Geudumbak. Selain itu, 50 personel Kemenhut juga membersihkan fasilitas pemerintahan desa, termasuk Kantor Keuchik Leubok Mane sebanyak 4 ruangan.
Kementerian Kehutanan pun terus mengoptimalkan pemanfaatan kayu hanyutan akibat bencana hidrometeorologi sebagai bagian dari strategi pemulihan cepat lingkungan dan penyediaan hunian bagi warga terdampak di Aceh Utara dan Sumatera Utara.
Di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, sebanyak 69 personel Kemenhut dikerahkan dengan dukungan 38 unit alat berat, terdiri atas 30 unit milik Kemenhut (14 ekskavator capit, 11 ekskavator bucket, 5 dozer), 7 unit TNI, serta 1 ekskavator dan 3 dump truck dari PUPR dan Kemenhut.
Kegiatan difokuskan pada pembersihan dan pemilahan kayu di permukiman warga agar dapat dimanfaatkan untuk pembangunan huntara.