Di sisi lain, minat masyarakat terhadap moda transportasi berbasis rel juga terus meningkat. Kemenhub mencatat jumlah penumpang kereta api sepanjang 2025 mencapai hampir 550 juta orang, meningkat 8,8 persen dibandingkan 2024 yang sebanyak 500,5 juta penumpang.
Dudy menegaskan, penguatan jaringan perkeretaapian akan mendukung pemerataan pembangunan dengan menghubungkan kawasan industri, sentra pertanian, pelabuhan, bandara, hingga destinasi wisata. Dengan semakin luasnya jaringan rel nasional, pemerintah berharap biaya logistik dapat ditekan, daya saing nasional meningkat, dan pertumbuhan ekonomi daerah semakin terdorong.
"Kami mendorong keterlibatan pemerintah daerah, badan usaha, operator, dan seluruh pemangku kepentingan agar pengembangan perkeretaapian nasional dapat berjalan lebih cepat, berkelanjutan, dan tetap mengedepankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama," ujar Dudy.
(Shifa Nurhaliza Putri)