sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemenhub Sebut Harga Tiket Pesawat Mahal Saat Lebaran Tak Selalu Berarti Melanggar Aturan

News editor Iqbal Dwi Purnama
17/03/2026 20:30 WIB
Direktur Angkutan Udara Kemenhub Agustinus Budi Hartono mengatakan hal tersebut tidak selalu mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. 
Kemenhub Sebut Harga Tiket Pesawat Mahal Saat Lebaran Tak Selalu Berarti Melanggar Aturan. Foto: iNews Media Group.
Kemenhub Sebut Harga Tiket Pesawat Mahal Saat Lebaran Tak Selalu Berarti Melanggar Aturan. Foto: iNews Media Group.

Selain persoalan rute transit, pemerintah juga menemukan praktik penjualan tiket yang dinilai tidak sesuai aturan, termasuk penjualan rute domestik yang harus transit melalui luar negeri.

"Ada juga yang masih kami temukan yaitu cabotage, tiketnya melalui transit luar negeri padahal rutenya domestik. Itu sebenarnya sudah melanggar," kata Agustinus.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan maskapai juga mengingatkan adanya praktik penjualan tiket dengan harga tidak wajar yang dilakukan online travel agent (OTA) luar negeri. Salah satu contoh yang sempat viral adalah tiket rute Palangkaraya–Jakarta yang disebut dijual hingga ratusan juta rupiah.

“Kemarin sempat viral tiket Palangkaraya ke Jakarta sampai Rp200 juta atas nama Garuda. Itu tidak masuk akal karena kami tidak pernah memfile harga seperti itu,” ujar Direktur Niaga Garuda Indonesia Reza Aulia Hakim.

Dia menegaskan maskapai tetap berkomitmen mengikuti regulasi yang ditetapkan pemerintah, termasuk aturan terkait tarif batas atas dan fuel surcharge. 

"Namun kami juga berharap ke depan ada monitoring lebih ketat terhadap OTA, terutama yang berasal dari luar negeri, agar harga tiket yang ditampilkan tidak menyesatkan masyarakat," kata Reza.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement