IDXChannel – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut jika biaya pendidikan di Jakarta lebih mahal ketimbang di Singapura. Hal ini merujuk pengalaman yang pernah dialaminya.
"Saya melihat, mohon maaf ini ya, saya tidak membanggakan Singapura, tapi pengalaman aja. Saya merasa kok lebih murah kok di Singapura nyekolahin anak dibanding dengan saya di Jakarta," kata Tito dalam sambutannya di Rakornas Dukcapil dan rilis Data Kependudukan Semester I Tahun 2026, yang dikutip Selasa (4/8/2026).
Hal tersebut disampaikan Tito saat berbicara mengenai pentingnya digitalisasi pemerintahan (Digital Government). Tito menceritakan pengalamannya saat menempuh studi S3 (PhD) di Singapura selama empat tahun dan membawa ketiga anaknya yang kala itu masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
Tito mengisahkan betapa mudahnya proses pendaftaran sekolah di Singapura berkat sistem digital yang terintegrasi. Sebagai warga negara asing, dia cukup menggunakan nomor identitas unik atau Foreign Identity Number (FIN) untuk masuk ke portal resmi Kementerian Pendidikan (Ministry of Education/MOE) Singapura.
"Beberapa hari kemudian, baru kemudian saya bisa apa namanya itu, diberitahu melalui email yang nomor satu sekolahnya di sini, nomor dua sekolah di sini, nomor tiga sekolah di sini," ujarnya.
Sorotan utama Tito adalah mengenai efisiensi biaya. Ia membandingkan biaya sekolah di Jakarta Selatan yang pernah ia tanggung dengan biaya sekolah di Singapura.