sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Mendagri Sebut Biaya Pendidikan di Jakarta Lebih Mahal Dibanding Singapura

News editor Felldy Utama
04/08/2026 14:52 WIB
Untuk satu orang anak di sekolah favorit, Tito mengaku harus merogoh kocek sebesar Rp1,6 juta per bulan.
Mendagri Sebut Biaya Pendidikan di Jakarta Lebih Mahal Dibanding Singapura
Mendagri Sebut Biaya Pendidikan di Jakarta Lebih Mahal Dibanding Singapura

Di Jakarta, untuk satu orang anak di sekolah favorit, Tito mengaku harus merogoh kocek sebesar Rp1,6 juta per bulan. Untuk tiga anak, total biaya mencapai Rp4,8 juta. 

Belum lagi, dia mengaku harus memberikan uang jajan Rp50.000 per hari ke anaknya, sehingga total per hari yang dikeluarkan sebesar Rp.150.000. Namun, beban biaya tidak berhenti di situ. 

"Karena jauh dari rumah ya, dan saya nggak bisa nganter karena saya juga butuh kendaraan, saya harus beli kendaraan buat anak saya bertiga. Setelah itu perlu sopir, bayar sopir, perlu bensin ya kan. Jadi hitungannya 4,8 ditambah sopir, ditambah beli mobil, tambah bensin, tinggi," tuturnya. 

Sebaliknya, di Singapura, Tito hanya membayar sekitar 100 Dollar Singapura per bulan per anak. Dengan kurs saat itu (tahun 2008) yang berada di angka Rp6.000, biaya sekolah per anak hanya sekitar Rp600.000. 

"Jadi hanya 600.000, sedangkan di tempat yang lama di Jakarta 1,6. Dan kemudian ke sekolah jalan kaki karena cuma 5-7 menit. Mereka lebih sehat, tidak perlu beli mobil, nggak perlu sopir, nggak perlu minyak. Kan lebih murah," ungkapnya. 

Pria yang pernah menjabat Kapolri ini menjelaskan bahwa kunci keberhasilan Singapura bukan pada kekayaan alam, melainkan pada investasi sumber daya manusia (human capital). Singapura mengalokasikan 30 persen anggarannya untuk pendidikan sehingga seluruh sekolah memiliki standar kualitas yang sama. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement