Sementara, langkah kelima dari Kementerian Pariwisata adalah transformasi digital atau “Tourism 5.0” guna menghadirkan layanan yang berkualitas. Digitalisasi tersebut dilakukan melalui kecerdasan buatan atau AI bernama MAYA (meticulous artificial intelligence of Indonesia).
“Maya atau meticulous artificial intelligence of Indonesia mulai diintegrasikan dalam platform digital pariwisata yaitu Indonesia travel. Dan pada tahun ini penguatan diarahkan pada pengembangan ekosistem event berbasis digital,” pungkas dia.
(Nadya Kurnia)