Kemudian, Gus Ipul menegaskan bahwa bantuan pemerintah tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga mendukung pemulihan hidup, hunian, ekonomi, dan perlindungan ahli waris maupun korban luka berat, seperti yang dilakukan hari ini bagi masyarakat di Aceh Tamiang.
Gus Ipul menjelaskan, pada masa pemulihan, Kemensos memberikan beberapa jenis bantuan. Diantaranya santunan untuk ahli waris masing-masing korban meninggal sebesar Rp15 juta.
“Dan juga ada santunan (bagi) yang luka-luka berat sebesar Rp5 juta. Alhamdulillah, ini sebagian besar sudah bisa disalurkan,” jelas dia.
Adapun rincian bantuan tahap kedua yang diserahkan hari ini terdiri dari bantuan jaminan hidup bagi 20.908 jiwa dengan total nilai Rp28,22 miliar. Lalu, bantuan isi hunian rumah dengan total senilai Rp17,82 miliar untuk 5.941 kepala keluarga (KK).
Lalu stimulan sosial ekonomi senilai Rp29,70 miliar bagi 5.491 KK; dan santunan bagi korban luka berat sebanyak 187 jiwa dengan total nilai Rp935 juta. Sehingga total nilai keseluruhan bantuan yang disalurkan tahap kedua mencapai Rp76,68 miliar