Beberapa pihak berpendapat bahwa pengerahan mungkin tidak dapat dihindari mengingat kepentingan nasional Korsel, terutama mengingat pentingnya menjaga hubungan positif dengan AS.
Namun, pihak lain memperingatkan bahwa pengerahan tersebut dapat dilihat sebagai Korsel yang secara efektif bergabung dalam perang melawan Iran.
Menurut Lee, meskipun Korsel perlu mengirim pasukan ke Selat Hormuz, jumlahnya akan kecil dan tujuannya bukan untuk terlibat dalam perang.
"Seperti negara-negara lain, kita setidaknya perlu mengambil langkah-langkah minimum untuk melindungi kapal dagang kita, jalur pengiriman minyak, dan nyawa serta keselamatan warga negara kita," kata Lee.
"Unit Angkatan Laut sudah dikerahkan untuk menjaga dan menanggapi ancaman terhadap jalur pelayaran dan keselamatan warga negara kita," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)