Setibanya di Indonesia, kapal induk tersebut tidak hanya akan menjadi bagian dari kekuatan TNI AL. KSAL mengatakan KRI Gajah Mada juga akan dapat mengoperasikan helikopter milik TNI AD dan TNI AU.
"Kami bertekad bahwa kapal induk itu tidak hanya dilengkapi dengan helikopter Angkatan Laut, tapi juga helikopter Angkatan Udara dan Angkatan Darat bisa berada di atas kapal. Namun memang pilot-pilotnya akan kita latih untuk bisa mendarat di kapal induk," tutur dia.
Menurut Ali, rencana tersebut merupakan bagian dari semangat persatuan antarmatra TNI dalam menjaga keutuhan NKRI. Hal itu juga sejalan dengan pesan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan TNI sebagai salah satu kunci dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
"Itu semangat persatuan kita dan menjaga kesatuan karena Bapak Presiden berpesan bahwa yang sangat berperan dalam menjaga kesatuan dan persatuan NKRI ini adalah TNI. Jadi yang beliau sangat yakin bahwa TNI-lah yang menjadi kunci untuk persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini," tandasnya
(Nadya Kurnia)