IDXChannel - Amerika Serikat (AS) dan Iran dijadwalkan untuk melanjutkan pembicaraan terkait isu nuklir pada 26 Februari.
Dilansir dari Bloomberg pada Senin (23/2/2026), pertemuan ketiga ini kembali digelar di Jenewa, Swiss dan dimediasi oleh Oman.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan kembali bahwa pihaknya tidak merasa tertekan oleh peningkatan kekuatan militer AS di Timur Tengah.
“Saya percaya bahwa masih ada peluang untuk mencapai solusi diplomatik yang didasarkan pada prinsip saling menguntungkan. Solusi tersebut masih berada dalam jangkauan,” kata Araghchi dalam sebuah wawancara televisi.
Pembicaraan sebelumnya digelar pekan lalu. Selama pertemuan, Iran setuju untuk membuat proposal baru.