Araghchi mengatakan bahwa Iran sedang mengerjakan proposal yang memenuhi kepentingan kedua belah pihak.
“Saya percaya bahwa ketika kita bertemu, mungkin Kamis ini, di Jenewa lagi, kita dapat mengerjakan elemen-elemen tersebut dan menyiapkan teks yang sesuai dan mencapai kesepakatan dengan cepat. Ini pemahaman saya. Saya melihatnya sangat mungkin,” katanya.
AS mengerahkan kekuatan militer secara besar-besaran di Timur Tengah, termasuk dua kapal induk. Presiden Donald Trump berupaya menekan Teheran agar mau melepaskan program nuklirnya.
Pekan lalu, Trump mengatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan serangan terbatas terhadap Iran, yang berisiko memicu konflik regional. (Wahyu Dwi Anggoro)