IDXChannel - Presiden Donald Trump mengatakan AS akan memberlakukan kembali blokade terhadap pelayaran Iran di Teluk dan memastikan Selat Hormuz tetap terbuka dengan biaya tertentu.
Dilansir dari laman Reuters Selasa (14/7/2026), Pusat Informasi Maritim Gabungan yang dipimpin Angkatan Laut AS mengatakan blokade tersebut akan berlaku mulai pukul 4 sore waktu Washington (2000 GMT) pada hari Selasa dan berlaku untuk semua lalu lintas kapal tanpa memandang bendera, mencakup seluruh garis pantai Iran.
Trump menuturkan, AS juga akan menyerang Iran dengan keras pada hari Senin dan Selasa.
Permusuhan terbaru ini terjadi setelah Iran mengatakan pada akhir pekan bahwa mereka menutup jalur air vital tersebut.
Ketegangan tersebut menyebabkan harga minyak melonjak lebih dari 9 persen pada hari Senin, dengan harga berjangka Brent mencatatkan kenaikan dolar harian terbesar sejak 2 April, dan penutupan tertinggi sejak 12 Juni.