"Di daerah Jakarta dokternya cukup, beban kerjanya bisa dibagi, dokternya cukup. Tapi kalau di daerah Mamberamo, Papua bisa 1 dokter ngerjain 1.000 pasien, 2.000 pasien karena dokternya kurang. Sehingga kita memberikan afirmasi. Orang kalau dari Mamberamo mau jadi dokter, dokter spesialis, alokasinya kita berikan lebih banyak ke mereka," ujar Budi.
"Kita juga sudah membuat roadmap. Nanti kita akan lakukan seperti tadi, roadmap dari sisi perlindungan. Kita akan bikin juga roadmap dari sisi remunerasi. Itu yang mungkin agak sensitif ya. Supaya bisa meratakan, kemudian kita akan juga membuat roadmap perbaikan tambah dari sisi karir. Terutama membalas antara layanan primer dan layanan sekunder," tutur dia.
(kunthi fahmar sandy)