“Menjadi guide runner bagi pelari disabilitas memberikan pengalaman yang sangat bermakna. Kami tidak hanya berlari bersama, tetapi juga mendukung perjuangan dan semangat mereka di setiap langkah. Mereka menunjukkan bahwa keberanian, ketekunan, dan semangat pantang menyerah adalah nilai yang dapat menginspirasi kita semua,” ujar Setiyo.
Setiyo menambahkan, keterlibatan pelari disabilitas tersebut juga menjadi kelanjutan komitmen BTN setelah sebelumnya menggelar BTN Run for Disabilities, Run for Inclusivity bersama atlet paralimpik di Solo.
“BTN JAKIM kami hadirkan sebagai lomba lari yang inklusif dan ramah untuk siapa saja, baik pelari profesional, komunitas lari, pelari pemula, masyarakat umum, maupun pelari disabilitas. Semangat inilah yang sejalan dengan penerapan ESG BTN, khususnya pada aspek sosial, yaitu menghadirkan dampak positif dan kesempatan yang setara bagi masyarakat,” ujar Setiyo.
Sebelumnya, Ketua NPC Indonesia menyampaikan apresiasi terhadap dukungan BTN dalam membuka ruang yang lebih luas bagi pelari dan atlet disabilitas untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga nasional. Kolaborasi seperti BTN JAKIM dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem olahraga disabilitas yang berkelanjutan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, BTN juga telah memberikan bantuan sarana dan prasarana pendukung bagi atlet paralimpik serta terus mendorong keterlibatan pelari disabilitas dalam berbagai kegiatan olahraga.