Saat ditanya apakah AS siap menjatuhkan sanksi terhadap bank-bank besar China yang memfasilitasi perdagangan dengan Iran, Bessent menegaskan bahwa "tidak ada pihak yang kebal dari jangkauan sanksi AS."
Ia tidak menyebut China atau negara lain secara spesifik, seraya mengatakan bahwa cara terbaik untuk menanganinya adalah melalui diplomasi diam-diam.
Pada bulan April, Bessent telah mengumumkan apa yang ia sebut sebagai "Economic Fury" (Kemurkaan Ekonomi) terhadap Iran dan memperingatkan bahwa pemerintah siap menerapkan sanksi sekunder terhadap lembaga keuangan asing yang terus mendukung aktivitas Iran. (Febrina Ratna Iskana)