Waktu perjalanan dari Palembang menuju Betung yang lebih singkat menurutnya dapat meningkatkan produktivitas masyarakat. Kelancaran mobilitas juga sangat terasa manfaatnya saat arus mudik dan arus balik Lebaran yang umumnya diwarnai lonjakan volume kendaraan.
Kendati demikian, AHY tetap mengingatkan pembangunan Jembatan Musi V harus tetap memperhatikan prioritas utama faktor keselamatan. Dia meminta proses uji kelayakan dan uji kekuatan jembatan harus dilakukan secara cermat dengan melibatkan para ahli dan pakar sebelum dioperasionalkan penuh.
Sebagai informasi, Jembatan Musi V memiliki panjang total 1.684 meter, dengan bentang tengah 100 meter + 180 meter + 100 meter, serta jalan pendekat masing-masing 656 meter (Bengkinang) dan 648 meter (Gandus).
Struktur jembatan dirancang dengan kapasitas beban hingga 1.800 ton secara bersamaan, dengan standar minimal operasional sekitar 70 persen dari kapasitas tersebut atau sekitar 1.200 ton.
Proyek konstruksi ruas tol ini memiliki nilai investasi sekitar Rp13 triliun. Selain percepatan konstruksi, Menko AHY turut menyoroti pentingnya penyelesaian pembebasan lahan agar tidak menghambat progres di lapangan.
(Nadya Kurnia)