IDXChannel - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, membeberkan alotnya proses negosiasi untuk membebaskan dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang tertahan di kawasan Teluk Arab akibat penutupan Selat Hormuz oleh otoritas Iran.
Dua kapal tersebut, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih menunggu kepastian untuk dapat melintasi jalur perdagangan laut paling strategis di dunia tersebut.
Meski sempat ada sinyal pembukaan jalur, dinamika keamanan di wilayah tersebut membuat situasi kembali tidak menentu.
Menlu memastikan bahwa Kementerian Luar Negeri dalam hal ini Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran bersama tim Pertamina terus melakukan pembicaraan dengan otoritas Iran terkait dengan izin lewat dari kapal yang ada di Selat Hormuz.
“Permasalahannya menjadi semakin kompleks dengan situasi internal yang terjadi di Iran sendiri. Karena kadang-kadang apa yang menjadi policy dari atas itu tidak serta-merta bisa diimplementasikan di lapangannya. Itu yang sedang dicari penyelesaiannya seperti apa,” kata Menlu saat Konferensi Pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (22/4/2026).