Menurutnya, upaya tim penyelamat telah memberikan kepastian bagi keluarga korban yang selama berhari-hari berada dalam ketidakpastian. “Kami akan selalu mengingat tindakan persahabatan dan solidaritas ini,” ujarnya.
Sebagai informasi, rombongan pendaki asal Singapura dilaporkan mengalami musibah saat melakukan pendakian di Gunung Dukono yang dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Indonesia.
Proses evakuasi korban berlangsung sulit karena tim SAR harus menghadapi cuaca buruk, hujan deras, abu vulkanik tebal, hingga kondisi jalur pendakian yang licin dan berbahaya akibat aktivitas vulkanik yang masih berlangsung.
Dalam insiden tersebut, sejumlah pendaki dilaporkan meninggal dunia, sementara korban selamat telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.
Pemerintah Singapura juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mendoakan para korban selamat agar segera pulih.
(Dhera Arizona)