sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Mensos Salurkan Bantuan Jatah Hidup Rp3,12 Miliar ke Aceh Utara

News editor Binti Mufarida
18/03/2026 18:20 WIB
Kemensos terus memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran melalui proses verifikasi dan validasi.
Mensos Salurkan Bantuan Jatah Hidup Rp3,12 Miliar ke Aceh Utara
Mensos Salurkan Bantuan Jatah Hidup Rp3,12 Miliar ke Aceh Utara

IDXChannel - Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) senilai Rp3,12 miliar kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Bantuan tersebut diberikan kepada 2.313 jiwa atau 625 kepala keluarga sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam masa pemulihan pascabencana. Bantuan menyasar warga di lima gampong, yakni Blang Reuling, Blang Teurakan, Krueng Baro, Lagang, dan Paya Rabo Timur yang sebelumnya terdampak banjir.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, bantuan jaminan hidup merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa pemulihan.

“Bantuan ini kita harap bisa meringankan beban masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari,” kata Gus Ipul, Rabu (18/3/2026).

Dia menambahkan, Kemensos terus memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran melalui proses verifikasi dan validasi yang melibatkan pemerintah daerah.

"Bantuan yang diberikan kita upayakan benar-benar sampai kepada yang berhak. Maka prosesnya dilakukan berjenjang mulai dari desa, kecamatan, hingga ditetapkan bersama pemerintah daerah," katanya.

Gus Ipul juga mengapresiasi sinergi pemerintah daerah dalam memastikan penanganan penyintas berjalan dengan baik.

Sementara itu, juru bicara Pemerintah Aceh Utara Muntasir Ramli menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan setelah melalui tahapan verifikasi dan validasi data calon penerima.

Dia menyebutkan, proses tersebut dimulai dari usulan oleh geuchik, dilanjutkan ke camat, hingga penetapan oleh bupati bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Penyaluran yang dilakukan saat ini merupakan tahap pertama dan dipastikan proses berjalan sesuai prosedur agar bantuan tepat sasaran. Bagi warga yang belum menerima bantuan, pemerintah meminta untuk bersabar karena data penerima masih dalam proses verifikasi lanjutan.

Melalui bantuan ini, pemerintah berharap masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement