Menurut The New York Times, sebagian besar kapal mematikan transponder mereka saat melintasi selat.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan perang melawan Iran. Kota-kota besar Iran, termasuk Teheran, diserang. Korps Garda Revolusi Islam mengumumkan operasi pembalasan skala besar dan menyerang Israel. Fasilitas militer AS di Bahrain, Yordania, Irak, Qatar, Kuwait, UEA, dan Arab Saudi juga menjadi sasaran.
Otoritas Iran juga memutuskan untuk menutup Selat Hormuz bagi kapal-kapal yang terkait dengan AS, Israel, dan negara-negara yang mendukung agresi terhadapnya. (Wahyu Dwi Anggoro)