Dia berharap, dengan kegiatan penanaman ini, masyarakat dapat turut berperan aktif melakukan penanaman pohon dan merawatnya.
"Kalau kita menanam hari ini 1.000 pohon, harus dipastikan hidup 1.000 pohon. Artinya merawat dan menjaga pohon, menjadi hal penting. Jumlah bibit 2.257 batang pohon yang diberikan ini adalah pemicu, harapan kami penanaman pohon ini bisa terus berlanjut, setidaknya satu pohon per tahun per keluarga, agar upaya mitigasi jangka panjang terbangun dari lingkup keluarga dan komunitas," katanya.
Sementara itu, Walikota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal menambahkan, sejarah membuktikan dengan banyaknya pohon yang ditanam dapat dijadikan tempat berlindung dan mengurangi tekanan arus gelombang tsunami yang terjadi pada tahun 2004 yang lalu.
“Kita ingat betul pohon-pohon ini bagian dari risiko pengurangan bencana, seperti adanya mangrove dan pohon-pohon yang tegak ketika gempa tsunami. Ini menjadi hal penting bahwa mitigasi dimulai dengan langkah nyata yang sederhana dan menjadi dampak besar seperti tanam pohon," katanya.
(kunthi fahmar sandy)