"(Developer) Sangat tertarik. Mereka ingin membangun kawasan stasiunnya. Kami dorong namanya developer contribution. Anda (developer) bangun stasiun, nanti kami hubungkan," kata dia.
Tuhiyat menekankan realisasi pembangunan jalur MRT yang menghubungkan dua provinsi tersebut bakal bisa mengurai masalah konektivitas. Jakarta sebagai tujuan tempat bekerja dan berbisnis telah banyak diisi penduduk asal Bodetabek. Sehingga, perlu inisiatif antar-pemerintah daerah.
"Kami sadar dan atas dasar itu MRT aktif sekarang. Aktifnya apa? Mendorong masing-masing pemerintah, men-drive pemerintah. Supaya bisa terkoneksi secara cepat. Sehingga penumpang yang dari sana tidak membawa mobil pribadi. Stop di sana, masuk MRT," kata dia.
(Dhera Arizona)