Pada hari kerja Senin—Jumat (weekdays), angka keterangkutan telah mencapai 161.057 pelanggan per hari (dari target 137 ribu) dan pada Sabtu—Minggu (weekend) mencapai 101.584 pelanggan per hari (dari target 85 ribu). Total angka keterangkutan (ridership) pada Desember 2025 mencapai 4.398.037 pelanggan.
Stasiun dengan jumlah pelanggan tertinggi tercatat di Stasiun Dukuh Atas BNI dengan 781.580 pelanggan. Stasiun Blok M BCA dengan 553.599 pelanggan di urutan kedua, Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta dengan 514.902 pelanggan di urutan ketiga, Stasiun Lebak Bulus BSI dengan 446741 pelanggan di urutan keempat, dan Stasiun Istora Mandiri dengan 324.950 pelanggan di urutan kelima.
MRT Jakarta juga mencatatkan relasi Stasiun Dukuh Atas BNI ke Stasiun Blok M BCA sebagai perjalanan favorit pelanggan dengan 4,18 persen perjalanan dari total perjalanan pada Desember 2025.
Kelima stasiun tersebut merupakan stasiun yang terintegrasi dengan moda transportasi publik lainnya serta bangunan di sekitarnya. Selain integrasi, tingginya penggunaan stasiun tersebut juga dipengaruhi oleh transit mitra feeder, dan program gaya hidup dan event.
"Relasi favorit tersebut menunjukkan Dukuh Atas yang telah tumbuh sebagai kawasan transit integrasi antarmoda dari luar Jakarta menuju kawasan Blok M yang tumbuh sebagai pusat kegiatan masyarakat perkotaan," katanya.