sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Netanyahu dan Trump Masih Berselisih usai AS-Iran Sepakat Menghentikan Perang

News editor Kunthi Fahmar Sandy
16/06/2026 09:33 WIB
Washington mengatakan bahwa selama 60 hari ke depan, ketika gencatan senjata diberlakukan
Netanyahu dan Trump Masih Berselisih usai AS-Iran Sepakat Menghentikan Perang (FOTO:Dok AFP)
Netanyahu dan Trump Masih Berselisih usai AS-Iran Sepakat Menghentikan Perang (FOTO:Dok AFP)

IDXChannel - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertaruh bahwa perang bersama yang dilancarkannya dengan Presiden AS Donald Trump akan menggulingkan penguasa utama Iran dan memperkuat posisinya menjelang pemilihan di dalam negeri, sebagai arsitek aliansi AS-Israel yang akan membentuk kembali Timur Tengah.

Namun, sebaliknya perdana menteri Israel yang paling lama menjabat ini berada di jalur bentrok dengan Trump karena presiden AS tersebut berupaya melepaskan diri dari perang, dengan tujuan kesepakatan AS-Israel tidak tercapai dan operasi militer Israel terhambat di Lebanon.

Dilansir dari laman Reuters Selasa (16/6/2026), untuk saat ini para pejabat Israel bersikap hati-hati di depan umum karena takut membuat marah sekutu terpenting mereka, yang dikenal sensitif terhadap para kritikus.

Namun dalam percakapan pribadi, rasa frustrasi itu jelas terlihat. "Perjanjian pendahuluan itu sangat buruk bagi Israel," kata seorang pejabat senior Israel yang memberikan penilaian jujur ​​dengan syarat anonim. 

Washington mengatakan bahwa selama 60 hari ke depan, ketika gencatan senjata diberlakukan, mereka akan menegosiasikan persyaratan penuh yang akan mengatasi kekhawatiran AS dan Israel, terutama mengenai program nuklir Iran. Namun, para pejabat Israel mengatakan kepada Reuters bahwa negosiasi berdasarkan kesepakatan itu akan diperpanjang sehingga membatasi kemampuan Israel untuk mengambil tindakan militer. Netanyahu dan Trump telah berulang kali berselisih mengenai penolakan Israel untuk membatasi pengejarannya terhadap Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon, di mana penghentian permusuhan adalah tuntutan utama Iran.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement