"Pelindo Regional 2 Banten terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi di ketiga area pelabuhan tersebut serta berkoordinasi dengan KSOP Kelas I Banten dan instansi terkait," bunyi pengumuman tersebut.
Langkah pengawasan ketat dititikberatkan pada tingkat kerapatan jarak pandang, kelancaran aktivitas operasional kapal, proses bongkar muat barang, hingga potensi dampak debu vulkanik terhadap kesehatan personel maupun daya tahan peralatan operasional.
Pelindo menegaskan keselamatan jiwa dan keamanan operasional tetap menjadi prioritas utama. Apabila situasi di lapangan memburuk akibat hujan abu yang pekat atau penurunan kualitas udara dan cuaca ekstrem, aktivitas luar ruangan berpotensi dihentikan sementara.
"Jika terdapat kondisi hujan abu vulkanik, penurunan kualitas udara, gangguan jarak pandang, cuaca atau kondisi perairan yang tidak aman, seluruh aktivitas operasional dan pekerjaan luar ruangan wajib memperhatikan kondisi aktual dan hasil penilaian risiko, menggunakan APD lengkap yang sesuai, khususnya masker dan pelindung mata, serta dapat dibatasi atau dihentikan sementara hingga kondisi dinyatakan aman," tulis Pelindo.
Dalam imbauan yang sama, Pelindo merinci panduan protokol keselamatan bagi seluruh insan pelabuhan, mitra, dan customer yang beraktivitas di kawasan pelabuhan: