IDXChannel—Menteri Perindustrian Agung Gumiwang Kartasasmita meresmikan pabrik manufaktur gemuk milik Shell, atau Shell Grease Manufacturing Plant, di Bekasi, pada Selasa (15/9/2026).
Pengembangan produksi grease berpotensi mendukung kebutuhan industri terhadap produk pelumas yang digunakan dalam berbagai peralatan dan mesin. Penguatan pada produk ini juga dapat menjadi nilai tambah hingga membuka peluang dalam peningkatan perekonomian nasional.
Pabrik ini memiliki kapasitas produksi sebesar 12 kiloton atau 12 juta liter per tahun, dan akan menghasilkan produk berupa pelumas gemuk. Adapun nilai investasinya diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun.
Agus Gumiwang mengatakan bahwa investasi pabrik manufaktur ini bersifat penting, karena menyediakan kapasitas produksi dan teknologi manufaktur baru. Selain itu, pabrik ini dapat memperkuat rantai pasok industri di Indonesia.
“Sekaligus memperkuat keterkaitan dengan industri pendukung di dalam negeri. Inilah arah industrialisasi yang kita kehendaki, yaitu investasi yang memperkuat kapasitas produksi, nilai tambah, teknologi, dan ekosistem industri nasional,” ujar Agus Gumiwang saat meresmikan Shell Grease Manufacturing Plant di Marunda, Bekasi.