sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pelabuhan Muara Angke Dipadati 2.500 Kapal, Daya Tampung Ideal 500

News editor Danandaya Arya Putra
29/01/2026 12:15 WIB
Pelabuhan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Kota Jakarta Utara dipadati ribuan kapal nelayan, jauh di atas daya tampung idealnya.
Pelabuhan Muara Angke dipadati ribuan kapal nelayan, jauh di atas daya tampung idealnya. (Foto: iNews Media/Danandaya Arya Putra)
Pelabuhan Muara Angke dipadati ribuan kapal nelayan, jauh di atas daya tampung idealnya. (Foto: iNews Media/Danandaya Arya Putra)

IDXChannel - Pelabuhan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Kota Jakarta Utara dipadati ribuan kapal nelayan, jauh di atas daya tampung idealnya. Kondisi ini membuat ruang gerak kapal sulit sehingga menghambat nelayan mencari ikan.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menilai, kepadatan yang terjadi di Pelabuhan Muara Angke karena banyak nelayan yang tidak melaut akibat cuaca buruk, sehingga memilih memarkir kapalnya di pelabuhan.

"Pelabuhan kita di Muara Angke itu daya tampungnya itu antara 400 sampai dengan 500 kapal, dan sekarang ini karena kondisi cuaca maka banyak kapal yang tidak melaut, dan sebagian besar kemudian diparkir di tempat itu," katanya di Jakarta Timur, Kamis (29/1/2026).

Pramono mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI) berencana meningkatkan kapasitas Pelabuhan Muara Angke meski peningkatan daya tampung terbatas.

"Pemerintahan DKI Jakarta segera memperluas pelabuhan yang ada di tempat itu, dengan menambah kapasitas mudah-mudahan akan bisa kita bangun dalam waktu dekat ini untuk menambah sampai dengan 500 atau 600 kapal," ujarnya.

Menurut Pramono, kepadatan kapal tersebut juga tidak terlepas dari maraknya izin kapal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dengan izin yang mencapai lebih dari 2.500 kapal, kapasitas Pelabuhan Muara Angke menjadi tidak memadai jika parkir dalam satu waktu.

Oleh karena itu, dia meminta agar pemerintah pusat tidak menambah izin kapal baru. Bila izin kapal terus ditambah, maka akan menimbulkan beban bagi pelabuhan.

"Kalau kemudian izin kapalnya ditambah terus lebih dari sekarang ini 2.500 itu pasti akan menjadi beban bagi orang-orang," kata Pramono.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement