PELNI juga menilai keberhasilan penggunaan kapal Supramax menjadi bagian strategi building capacity untuk memperkuat kompetensi angkutan barang komersial, khususnya pada pengangkutan komoditas curah dalam volume besar.
Perseroan optimistis pengembangan segmen angkutan barang komersial, terutama komoditas curah seperti batu bara, dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perusahaan ke depan. PELNI juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai mitra strategis untuk mendukung kebutuhan logistik nasional dan rantai pasok sektor energi.
Selain itu, PELNI menerapkan strategi sharing capacity melalui kolaborasi dengan pemilik kapal guna meningkatkan fleksibilitas operasional dan optimalisasi layanan pengangkutan barang.
Saat ini, PELNI mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan singgah di 75 pelabuhan. Perseroan juga mengoperasikan 30 trayek kapal perintis yang menjangkau wilayah 3TP dengan total 229 pelabuhan, serta mengelola delapan trayek tol laut dan satu trayek khusus kapal ternak.
(Shifa Nurhaliza Putri)