Dody menyampaikan, calon penghuni hunian ini juga telah siap untuk direlokasi, sehingga diharapkan masyarakat terdampak dapat segera menempati hunian sementara tersebut.
"Calon penghuninya sudah siap. Harapannya di awal-awal Ramadan masyarakat yang terdampak sudah bisa langsung menghuni. Saat ini memang masih on progress, tapi kita akan kejar agar selesai tepat waktu," kata dia.
Selain hunian, kawasan Huntara Modular juga dilengkapi dengan perencanaan penataan kawasan yang terintegrasi yang mencakup area multifungsi, area parkir, mushola, hunian ramah difabel, toilet difabel, serta jaringan utilitas guna mendukung kebutuhan dasar dan aktivitas sosial penghuni.
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Aceh turut membangun sumur bor dengan kedalaman sekitar 52 meter.
Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat penyelesaian pembangunan hunian sementara di wilayah terdampak bencana, sembari menyiapkan langkah lanjutan menuju pembangunan hunian tetap yang berkelanjutan bagi masyarakat Aceh.
(Dhera Arizona)