Pihaknya juga memberikan kesempatan agar penerima beasiswa menempuh pendidikan lain seperti tata boga ataupun desain grafis.
"Bahkan, saya juga memberikan kesempatan kepada mereka untuk belajar tentang menjadi chef, kemudian hal-hal yang berkaitan dengan kreator desain dan sebagainya," ucap dia.
"Karena memang kehidupan sekarang sudah cukup berbeda, maka saya sudah meminta agar harus berimbang termasuk nanti yang ke China, Jepang, ke Korea Selatan, dan sebagainya," sambungnya.
Diketahui program beasiswa LPDP versi Jakarta ini akan dijalankan mulai tahun 2027. Pada pelaksanaan pertamanya, Pemprov DKI Jakarta menyediakan kuota untuk 75 calon mahasiswa.
(Nadya Kurnia)