sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemulihan Wilayah Pascabencana Sumatera Diprediksi Butuh Dana Rp130 Triliun

News editor Riyan Rizki Roshali
25/03/2026 21:15 WIB
Pemulihan daerah terdampak bencana hidrometeorologi di tiga provinsi Pulau Sumatera diprediksi membutuhkan dana hingga sekitar Rp130 triliun.
Pemulihan Wilayah Pascabencana Sumatera Diprediksi Butuh Dana Rp130 Triliun. (Foto Istimewa)
Pemulihan Wilayah Pascabencana Sumatera Diprediksi Butuh Dana Rp130 Triliun. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan, pemulihan daerah terdampak bencana hidrometeorologi di tiga provinsi Pulau Sumatera diprediksi membutuhkan dana hingga sekitar Rp130 triliun. Dana itu akan digunakan untuk pembangunan kembali daerah terdampak selama tiga tahun ke depan.

“Di Gugus Tugas sudah ada rencana induk untuk pembangunan tiga provinsi ini dalam waktu tiga tahun itu setahu saya sementara exercise-nya lebih kurang Rp130 triliun. Lebih kurang, tapi ini enggak saya katakan angka fix karena mungkin ada double. Anggaran itu akan dikerjakan K/L selama multi-year tiga tahun,” kata Tito di Kantor Staf Kepresiden, Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Tito menegaskan, angka tersebut masih berupa perhitungan sementara dari Kementerian PPN/Bappenas berdasarkan usulan program kementerian/lembaga (K/L) serta pemerintah daerah, yang kemudian dirangkum menjadi sebuah Rencana Induk (Renduk).

Dia menargetkan, Renduk yang memuat postur anggaran tersebut akan disahkan secara resmi oleh pemerintah paling lambat pada 1 April 2026.

“Nanti kalau sudah dibuat, Menkeu akan biayai kalau sudah menjadi renduk, ini betul-betul planning clear, siap, apa saja yang mau dibuat, dan nilainya berapa,” ujar dia.

Mantan Kapolri itu mencontohkan dana bernilai ratusan triliun rupiah itu nantinya akan dialokasikan untuk pembangunan hunian tetap (huntap), perbaikan sarana dan prasarana pendukung seperti jalan dan jembatan permanen, hingga pemulihan fasilitas vital yakni sekolah dan pusat kesehatan masyarakat.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement