IDXChannel - Pengeluaran militer global meningkat menjadi hampir USD2,9 triliun atau sekitar Rp49.000 triliun pada 2025, naik sekitar 2,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut laporan dari lembaga riset SIPRI, pengeluaran militer global mencatat pertumbuhan selama 11 tahun secara berturut-turut.
Dilansir dari AFP pada Senin (27/4/2026), Amerika Serikat (AS), China, dan Rusia berkontribusi sebanyak USD1,48 triliun, sekitar setengah dari jumlah total.
Pengeluaran militer AS sedikit menurun tahun lalu, namun tetap menjadi yang terbesar di dunia.
"Penurunan di AS lebih diimbangi oleh peningkatan di Eropa dan Asia," kata Peneliti SIPRI Lorenzo Scarazzato.
AS menghabiskan USD954 miliar untuk militer tahun lalu, sekitar 7,5 persen lebih rendah daripada 2024.
Di Eropa, pengeluaran militer melonjak 14 persen menjadi USD864 miliar tahun lalu.
Pengeluaran militer Rusia meningkat 5,9 persen menjadi USD190 miliar pada 2025, setara dengan 7,5 persen dari produk domestik bruto (PDB).
Pemain utama di kawasan Asia adalah China, yang telah meningkatkan pengeluaran setiap tahun selama tiga dekade terakhir, dan diperkirakan menghabiskan USD336 miliar pada 2025.
Jerman, negara dengan pengeluaran terbesar keempat, meningkatkan pengeluaran militer sebesar 24 persen pada 2025 menjadi USD114 miliar.
(Wahyu Dwi Anggoro)