Pagi ini, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan bahwa dua tanker minyak meledak di Selat Hormuz.
"Larut malam kemarin, dua kapal tanker minyak yang melanggar aturan dan mencoba melalui jalur yang tidak aman dan berbahaya di selatan Selat Hormuz, karena provokasi dan paksaaan tentara Amerika, meledak dan tak bisa bergerak," kata IRGC dalam pernyataannya.
"Ini adalah tanah kami, dan intervensi tentara teroris Amerika dari jarak ribuan kilometer tidak memiliki dasar hukum dan akan ditindak tegas. Selama pelanggaran Amerika terus berlanjut di wilayah ini, jalur ini tidak akan aman untuk dilewati pupuk, bahan kimia, atau bahkan setetes minyak dan gas pun," katanya.
Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan bahwa sebuah kapal terbakar di selatan Selat Hormuz pada Minggu Malam. Menurut pemberitahuan UKMTO, insiden tersebut terjadi sekitar delapan mil laut barat laut Kumzar, Oman.
"Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan saat ini, dan pihak berwenang sedang menyelidiki insiden tersebut," kata UKMTO. (Wahyu Dwi Anggoro)