IDXChannel - Industri chip Korea Selatan (Korsel) dilaporkan memiliki stok helium yang cukup hingga setidaknya Juni 2026.
Dilansir dari Reuters pada Kamis (2/4/2026), sejumlah sumber mengatakan bahwa stok helium di Korsel relatif aman pada paruh pertama 2026.
Helium merupakan bahan baku pembuatan chip. Pasokannya terganggu karena penutupan Selat Hormuz akibat perang di Timur Tengah.
Harga helium, produk sampingan dari pengolahan gas alam, telah naik tajam setelah perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran mengganggu produksi di Qatar, eksportir gas alam cair (LNG) terbesar di dunia.
Namun Korsel, rumah bagi beberapa produsen chip terbesar di dunia, seperti Samsung Electronics dan SK Hynix, memiliki persediaan helium yang cukup untuk melewati paruh pertama tahun ini.