IDXChannel - Perusahaan bir Belanda, Heineken, berencana mengurangi hingga 6.000 pekerja selama dua tahun ke depan.
Dilansir dari AFP pada Kamis (12/2/2026), langkah ini diambil di tengah menurunnya penjualan.
"Kami tetap berhati-hati dalam ekspektasi jangka pendek kami untuk kondisi pasar bir," kata CEO Heineken Dolf van den Brink dalam sebuah pernyataan.
Pasar menyambut baik berita rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) massal itu. Saham perusahaan naik sekitar tiga persen pada pembukaan di bursa Amsterdam.
Baca Juga:
Van den Brink mengejutkan perusahaan bulan lalu dengan mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri setelah hampir enam tahun memimpin.