IDXChannel - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendorong perusahaan swasta untuk turut menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna membantu mengurai kepadatan arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi mencapai puncaknya pada 24 Maret.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, mengatakan bahwa fleksibilitas waktu kerja menjadi salah satu langkah strategis untuk mendistribusikan arus kendaraan agar tidak menumpuk pada satu waktu tertentu.
Ia menjelaskan, kebijakan WFA saat ini telah diterapkan di kalangan aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai BUMN. Namun, partisipasi sektor swasta dinilai krusial mengingat besarnya jumlah pekerja yang melakukan perjalanan mudik dan arus balik. Langkah ini diharapkan bisa mengubah jadwal kepulangan mudik masyarakat sehingga tidak bertumpuk di jalan.
"Harapan kami pengusaha swasta memberi kelonggaran kepada para pegawainya untuk memanfaatkan WFA dalam mengatur waktu kepulangan," ujar Aan dalam pernyataan tertulis, Senin (22/3/2026).
Kemenhub mencatat, hingga 22 Maret 2026 pukul 14.00 WIB, sekitar 39,9 persen kendaraan telah kembali ke Jakarta dari total proyeksi 3,4 juta kendaraan selama periode arus balik Lebaran. Angka tersebut dihimpun dari empat gerbang tol utama, yakni Cikupa, Ciawi, Cikatama, dan Kalihurip Utama.