sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pesan Prabowo di Tahun Baru: Jaga dan Hormati Alam

News editor Binti Mufarida
01/01/2026 07:32 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghabiskan malam pergantian tahun di tengah warga terdampak bencana di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru.
Pesan Prabowo di Tahun Baru: Jaga dan Hormati Alam. (Foto: BPMI Setpres)
Pesan Prabowo di Tahun Baru: Jaga dan Hormati Alam. (Foto: BPMI Setpres)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menghabiskan malam pergantian tahun di tengah warga terdampak bencana di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Dalam sambutannya di hadapan warga, dia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan meninggalkan rakyat yang tertimpa musibah.

“Pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu, tidak akan pernah meninggalkan kalian. Kita bersama,” ujarnya, dikutip pada Kamis (1/1/2026).

Ia menambahkan, keputusan berada di pengungsian pada malam pergantian tahun diambil secara sadar sebagai bentuk empati dan tanggung jawab negara kepada rakyat.

“Dan karena itu saya memutuskan di pergantian tahun ini saya harus bersama rakyat kita yang dalam kesulitan, saudara-saudara sekalian,” kata Prabowo.

Presiden mengakui bahwa Indonesia adalah negara besar dengan kekayaan alam yang luar biasa, namun juga memiliki kerentanan terhadap bencana. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya sikap waspada sekaligus menghormati alam.

“Negara kita sangat besar, sangat indah, sangat makmur, tapi memang kita harus waspada terhadap alam. Karena itu alam harus kita hormati, alam harus kita jaga, alam harus kita rawat,” ujarnya.

Di hadapan warga, Presiden juga menekankan bahwa semangat gotong royong menjadi kunci menghadapi musibah.

“Kita menghadapi kesulitan, musibah, tantangan, tapi kita harus terus semangat, ikhlas. Kita harus terus kuat, tegar jiwa kita. Dan yang paling penting, kita harus gotong royong bersama-sama menghadapi kesulitan,” kata Prabowo.

Terkait penanganan pascabencana, Prabowo menyampaikan kemajuan yang telah dicapai pemerintah bersama seluruh unsur terkait.

“Dilaporkan kepada saya bahwa di Tapsel ini sudah tidak ada lagi desa yang terputus, yang terisolasi,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi percepatan pembangunan jembatan darurat yang biasanya memakan waktu cukup lama.

“Biasanya butuh waktu tiga minggu sampai satu bulan, ini berhasil dilaksanakan sepuluh hari,” katanya.

Prabowo juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh petugas di lapangan, mulai dari TNI, Polri, BNPB, kementerian terkait, hingga masyarakat yang terlibat langsung dalam proses pemulihan.

“Saya minta semua lembaga bekerja terus siang malam. Terima kasih para petugas TNI, polisi, BNPB, PU, semua yang bekerja,” ucapnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun kembali rumah-rumah warga yang rusak atau hilang.

“Saya turut bela sungkawa kepada mereka-mereka yang kehilangan keluarganya. Kita akan mengurus saudara sebaik-baiknya. Kita sudah bertekad untuk segera membangun rumah-rumah untuk mengganti rumah-rumah saudara yang hilang, yang rusak. Kita bantu,” tegas Prabowo.

Menutup sambutannya, Prabowo mengajak seluruh warga menatap masa depan dengan optimisme dan kebersamaan.

“Kita hadapi masa depan dengan penuh semangat dan optimisme. Negara kita akan semakin kuat,” katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement