"Kami telah memastikan seluruh aspek operasional, mulai dari kesiapan infrastruktur sisi udara dan sisi darat, prosedur pelayanan, hingga koordinasi bersama regulator, AirNav Indonesia, ground handling, serta seluruh stakeholder terkait berjalan optimal," ujar Heru dalam keterangan resmi, Jumat (31/7/2026).
Sebagai bandara terbesar di Indonesia, Soekarno-Hatta memiliki tiga landasan pacu, dengan dua runway berukuran 3.660 meter x 60 meter dan 3.600 meter x 60 meter yang telah memenuhi persyaratan untuk melayani pesawat kategori Code F, termasuk Airbus A380-800.
Selain didukung jaringan parallel taxiway dan apron, bandara juga memiliki kekuatan perkerasan (Pavement Classification Rating/PCR) yang sesuai dengan kebutuhan operasional Airbus A380. Runway 07R/25L memiliki nilai PCR 1290/R/D/X/T, sedangkan Runway 07L/25R memiliki nilai PCR 1290/R/D/X/U.
Sementara itu, Apron G Terminal 3 memiliki nilai PCR 1010/R/B/X/T dengan alokasi parkir pesawat di stand G26, G29, dan G33. Fasilitas tersebut dilengkapi Advanced Visual Docking Guidance System (A-VDGS), passenger boarding bridge, serta berbagai peralatan pendukung operasional.