Selain itu, Budi juga mengimbau masyarakat tidak membawa minuman keras, petasan, senjata tajam, maupun barang berbahaya lainnya. Termasuk menggelar konvoi, penggunaan knalpot bising, serta kegiatan yang dapat mengganggu warga, khususnya setelah pertandingan selesai.
“Perbedaan dukungan terhadap tim juga harus disikapi dengan sportif dan tidak menjadi pemicu perselisihan. Apabila menemukan gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi kantor kepolisian terdekat atau layanan Kepolisian 110,” paparnya.
Sementara itu, Budi mengingatkan jika Polri dari tingkat Mabes, hingga di wilayah turut menggelar kegiatan “Bola Gembira—Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026” secara serentak sebagai ruang kebersamaan masyarakat yang aman, tertib, dan menggembirakan, sekaligus melibatkan UMKM serta hiburan masyarakat.
(Febrina Ratna Iskana)