"Untuk terus melakukan upaya sekeras-kerasnya untuk sesegera mungkin melakukan proses pemadaman supaya tidak terus meluas," tuturnya.
Prasetyo juga mengimbau seluruh masyarakat bahwa kondisi cuaca saat ini yang sangat kering sehingga rentan terjadinya percikan-percikan api. "Sehingga kami mohon dengan sangat kepada seluruh masyarakat untuk kita mawas diri ya menghindari melakukan sesuatu yang berpotensi menimbulkan kebakaran-kebakaran yang tidak terkendali," kata dia.
Prasetyo juga menegaskan bahwa pemerintah koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca. "Jadi termasuk dengan BMKG, kami tadi pagi juga rapat dengan BMKG untuk merancang operasi modifikasi cuaca," ujarnya.
Namun, secara teknis tidak semuanya memungkinkan dilakukan OMC. Meski begitu, pemerintah tetap memantau wilayah-wilayah yang rawan terjadi karhutla.
"Kemudian peralatan-peralatan termasuk water bombing, helikopter dan pesawat-pesawat yang dapat membantu untuk mengatasi karhutla sesuai dengan petunjuk dan perintah bapak Presiden tadi malam," kata dia. (Febrina Ratna Iskana)