Prabowo menegaskan bahwa kehadiran pemimpin di lokasi bencana bertujuan untuk mengidentifikasi persoalan secara langsung sehingga langkah penanganan dapat dipercepat.
“Saya datang bertemu gubernur, gubernur sampaikan kita butuh ini itu, ada usul ini, saya tahu. Langsung kita cek, ya jadi ini ya mudah-mudahan saya percaya dengan bukti,” ujar Prabowo.
Meski demikian, Prabowo meminta para pembantunya untuk tetap tegar menghadapi berbagai kritik, termasuk fitnah, dan tidak kehilangan semangat dalam menjalankan tugas.
“Saya sampaikan ke saudara-saudara pimpinan, menteri, kepala badan, gubernur, semua, salah satu kewajiban seorang pemimpin siap untuk dihujat, siap untuk difitnah. Tapi kita tak boleh kita terpengaruh dan tak boleh kita patah semangat, semua itu kita terima sebagai koreksi juga, enggak apa-apa, meskipun itu fitnah,” ujarnya.
(Febrina Ratna Iskana)