IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto melakukan rapat bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dikediaman pribadinya di Hambalang pada Kamis (29/1/2026).
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerangkan, Prabowo menerima laporan dari Menteri PKP terkait proses pembukaan lahan seluas 30 hektare di Cikarang, Kabupaten Bekasi untuk pembangunan rumah susun bersubsidi.
“Selain itu, Presiden Prabowo juga mendapatkan laporan mengenai rampungnya rencana groundbreaking pembangunan 141.000 unit rumah bersubsidi yang akan tersebar di tiga kawasan berdekatan,” kata Teddy dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).
Menurut Teddy, lokasi pembangunan rumah bersubsidi tersebut berdekatan dengan sekolah, rumah sakit, kawasan perkantoran dan pabrik, serta jalan-jalan utama.
"Dengan adanya pembangunan tersebut, diperkirakan akan terserap sekitar 80 ribu tenaga kerja di segala sektor dan mempercepat perputaran rantai perekonomian," ujar dia.
Teddy menyampaikan, Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak. Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemerintah mendorong penyediaan rumah layak bersubsidi yang dibarengi dengan pemangkasan berbagai bentuk perizinan.
"Presiden Prabowo melalui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman berkeinginan agar sebanyak mungkin warga Indonesia memiliki hunian layak yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.
“Salah satu langkahnya adalah adanya rumah layak bersubsidi dan pemangkasan segala macam bentuk perizinan serta biaya pengurusan izin dan adminitrasi," kata Seskab Teddy.
Langkah ini menegaskan orientasi pemerintahan Presiden Prabowo yang tidak hanya merancang kebijakan, melainkan turun langsung mengawal eksekusi guna memastikan program perumahan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.
(kunthi fahmar sandy)