IDXChannel—Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bakal menggratiskan biaya berobat bagi warga Jakarta yang terdampak banjir. Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta dapat berakibat pada masalah kesehatan.
Pramono menambahkan bila ada masyarakat DKI yang mengeluhkan sakit karena imbas banjir, pihaknya akan memberikan bantuan secara gratis. Pengobatan gratis imbas banjir ini berlaku di faskes pertama dan rumah sakit.
“Ada 44 Puskesmas di Jakarta, pembantu puskesmas 222 unit, rumah sakit 31 unit. Semuanya kalau ada korban terdampak banjir maka akan digratiskan,” ungkap Pramono di Grand Launching RS Primaya Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026).
Sebagai informasi, kondisi banjir sendiri bisa menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan hingga infeksi. Pramono bahkan menyinggung masalah kencing tikus yang dapat berujung pada infeksi Leptospirosis.
“Mengenai kencing tikus, ternyata di Jakarta belum ada. Kalau ada kami pasti akan secara preventif melakukan pencegahan terhadap itu,” tambahnya.
Melansir Claveland Clinic, infeksi leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira yang dapat ditemukan di air atau tanah yang terkontaminasi. Bakteri ini dapat mempengaruhi berbagai jenis hewan dan manusia.
Meski terdengar sepele, bakteri yang bisa menyerang manusia dari bencana banjir ini perlu diwaspadai. Bakteri tersebut bisa membuat seseorang mengalami beberapa keluhan seperti demam, sesak napas, gangguan hati hingga kematian.
Untuk menghindari penularan infeksi ini, saat terjebak banjir jangan sekali-kali membasuh wajah dengan air banjir. Air tersebut bukanlah air bersih dan berpotensi membawa kencing binatang yang terinfeksi dan bakteri berbahaya lainnya.
Upayakan untuk menutup luka terbuka dalam situasi banjir. Penularan infeksi Leptospirosis juga dapat terjadi melalui kontak luka terbuka dengan air banjir yang terkontaminasi bakteri Leptospira.
(Nadya Kurnia)