IDXChannel - Polisi membongkar aktivitas Judi Online (Judol) yang beroperasi di Hayam Wuruk Tower Plaza, Jakarta Barat.
Merespon hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pihaknya sepenuhnya mendukung penuh pemberantas Judol di Ibu Kota.
"Berkaitan dengan judi online, Pemerintah DKI Jakarta memberikan support dukungan sepenuhnya atas tindakan tegas yang diambil oleh aparat penegak hukum, terutama kepolisian, untuk melakukan penggerebekan dan kemudian juga penyitaan," tutur Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Dirinya mengapresiasi komitmen kepolisian dalam memberantas perjudian daring, dan berharap hal ini tak dilakukan setengah-setengah. Agar, memberikan efek jera kepada pelaku judol, khusunya para pemainnya di Jakarta.
"Dan mudah-mudahan tindakan ini tidak setengah-setengah, sehingga kemudian bisa menimbulkan efek jera bagi siapa pun yang akan mempunyai keinginan untuk melakukan judi online di Jakarta," tuturnya.
Berkaitan dengan kegiatan perjudian daring di wilayah perkantoran Hayam Wuruk itu, Pramono menyakini bahwa aktivitas ilegal tersebut tidak memiliki izin.
"Ya, ini namanya juga judol, dan ini pasti gelap, dan ini pasti nggak ada izin, dan pasti tindakan ini juga melanggar hukum," kata dia.
Ia mengingatkan masyarakat bahwa Judol merupakan aktivitas yang akan menimbulkan dampak negatif. Perjudian daring ini kata dia akan menyasar masyarakat rentan yang mudah tergiur iming-iming keuntungan instan padahal berujung merugikan.
"Judol itu sudah memberikan dampak yang sangat negatif, terutama bagi warga yang tidak berpendidikan, tidak mampu, dan mereka tertarik dengan sesuatu yang iming-imingan, tetapi sebenarnya ini sangat-sangat merugikan," ujarnya.
(kunthi fahmar sandy)