sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pramono Usulkan Pengembangan Rusun Mixed-Use, Ada Sekolah hingga Pasar Satu Kawasan

News editor Yuwantoro Winduajie
21/08/2026 15:28 WIB
Ranperda Rumah Susun dirancang untuk mengakomodasi fungsi campuran atau mixed-use, sehingga kawasan hunian dapat dilengkapi pasar, sekolah, dan lainnya.
Pramono Usulkan Pengembangan Rusun Mixed-Use, Ada Sekolah hingga Pasar Satu Kawasan. (Foto: Pemprov DKI Jakarta)
Pramono Usulkan Pengembangan Rusun Mixed-Use, Ada Sekolah hingga Pasar Satu Kawasan. (Foto: Pemprov DKI Jakarta)

“Ranperda ini juga mengakomodasi pengembangan kawasan terpadu serta kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD). Pengembangannya akan diintegrasikan dengan sistem transportasi publik sesuai dengan rencana tata ruang wilayah,” ujarnya.

Pemprov DKI juga memperluas sasaran kebijakan perumahan agar tidak hanya menjangkau Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), tetapi juga Masyarakat Berpenghasilan Tertentu (MBT). Kelompok MBT memiliki penghasilan di atas kriteria MBR, tetapi masih menghadapi keterbatasan daya beli untuk mengakses hunian komersial.

Sekitar 49,29 persen penduduk Jakarta disebut berada pada kelompok menengah transisi atau MBT. Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar Pemprov DKI mengubah pendekatan penyediaan hunian di Jakarta.

“Oleh karenanya, kehadiran Ranperda ini mengubah orientasi pembangunan dari sekadar fisik properti menuju konsep penyediaan perumahan publik atau public housing,” ungkap Gubernur Pramono.

Ranperda tersebut juga menyertakan Konsolidasi Tanah Vertikal sebagai instrumen penataan kawasan padat dengan kepemilikan tanah yang terfragmentasi.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement