IDXChannel - Pemerintah menambah armada udara untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan, Ristianto Pribadi mengatakan, di Kalimantan Tengah armada udara yang terdiri atas helikopter patroli, pesawat patroli fixed wing, dan helikopter water bombing diturunkan.
"Operasi udara mendukung satuan tugas darat, terutama untuk menjangkau titik api yang sulit atau tidak dapat diakses melalui jalur darat," kata Ristianto, Jumat (21/8/2026).
Dia menambahkan, Kementerian Kehutanan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni telah berkoordinasi langsung dengan Kepala BNPB untuk menambah dukungan armada udara bagi operasi water bombing di Kalimantan Tengah.
“Penambahan armada diharapkan meningkatkan jangkauan operasi, khususnya pada lokasi yang sulit diakses dan membutuhkan pembasahan dari udara. Namun, pengerahan armada tetap harus mempertimbangkan jarak pandang, kondisi asap, cuaca, serta standar keselamatan penerbangan,” kata dia.